Gus Luthfi Berikan Tausyiah Halal bi Halal di Musium Bahari

Gus Luthfi Berikan Tausyiah Halal bi Halal di Musium Bahari

PERGUNUJAKARTA.ORG – Bertempat di Musium Bahari Jakarta (7/07/2019), Ketua PW Persatuan Guru NU DKI Jakarta, Ust. Luthfi Hakim Wahid, MM memberikan tausyiah Pengajian umum dalam rangka Halal bi Halal Ikatan Keluarga Wedung se-Jabodetabek.

Ia menekankan momen halal bi halal ini menjadi ajang bagi para perantau kecamatan wedung se-Jabodetabek untuk saling memaafkan dan introspeksi diri.

‎”Mudah-mudahan dengan kita saling ikhlas memaafkan, jalan kita hari-hari berikutnya lebih ringan, sehingga para perantau lebih produktif dan inovatif dalam mencari rizqi di jakarta” Tuturnya.

Lebih lanjut Gus Luthfi menyampaikan bahwa Halal bihalal harus mampu menghadirkan nilai-nilai keutamaan silaturahim. Silaturahim menjadi media yang mampu memulihkan rasa persatuan dan kesatuan bagi masyarakat. Apalagi di saat bersamaan Indonesia dihadapkan pada pemilihan presiden yang telah memecah bangsa ini ke dalam dua kelompok pendukung.

Tradisi Sungkeman atau”ngabekten”, yang bermakna Berterimakasih akan jasa-jasa orang tua dan utamanya memohon maaf atas segala kesalahan kita terhadap orang tua sering dilakukan pada orang lain yang dianggap lebih tua memiliki banyak pengorbanan untuk anaknya atau muridnya serta pantas dimintai “sawab” dan restunya seperti filsafat kupat, lepet dan lontong Acara dimulai dengan Bacaan Ayat suci Al Quran, Hadir pula para pengurus IKKW seperti Dr H Masyari, Kol H Ali Ridlo, H Aziz, H Noor Rohmat dan sesepuh lainya. (red)

Share this post