Bu Rafita Meri beri Nasehat di Bukber Pergunu DKI Jakarta

Bu Rafita Meri beri Nasehat di Bukber Pergunu DKI Jakarta

PERGUNUJAKARTA.ORG – Ketua PW PERGUNU DKI Jakarta Bapak D. Luthfi Hakim menggelar buka puasa bersama di kediamannya di cililitan pada (26/05) waktu setempat.

GM Content Development PT Balai Pustaka ( Persero ) Ibu Rafita Meri, SE memberikan wawasan terbaru terkait Program Literasi Balai Pustaka dalam Bukber yang di adakan PW Persatuan Guru NU DKI Jakarta yang sebagian besar kadernya adalah trainer dan co trainer ekternal PT Balai Pustaka.

“Permasalahan sekarang ini adalah Hasil penelitian World’ Most Literate Nation, Central Conecticut State University tahun 2016, tingkat literasi di Indonesia berada pada peringkat 60, posisi kedua terbawah dari 61 negara yang di teliti. Tujuan Melaksanakan Program Sinergi BUMN “Indonesia Membaca” untuk mendirikan Taman Bacaan di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di pedesaan dan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Dan meningkatkan peran BUMN dalam pemberdayaan literasi masyarakat” Tuturnya.

Lebih lanjut Bunda Meri menjelaskan bahwa Taman Bacaan Sekolah berfungsi sebagai pusat literasi dimana siswa  dapat meningkatkan pengetahuan untuk menunjang aktivitas mereka sehari hari serta menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan sekolah dan tempat menggapai ilmu pengetahuan.

“Taman Bacaan Sekolah berfungsi sebagai pusat literasi dimana siswa  dapat meningkatkan pengetahuan untuk menunjang aktivitas mereka sehari hari serta menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan sekolah dan tempat menggapai ilmu pengetahuan”. Tuturnya

“Saya harap kader Persatuan Guru NU DKI Jakarta menjadi guru yang profesional, setidaknya dibutuhkan banyak literasi agama Islam guna menjadi acuan target yang ingin kita capai. Dalam islam ada salah satu sosok yang menjadi role model dalam berbagai bidang, pemimpin, bissunessman, kepala keluarga, pendidik, dll. Dialah nabi Muhammad Saw. Imbuhnya.

Ibu Meri didampingi Gus Luthfi menyampaikan paparan tentang Literasi

Acara di mulai dengan membaca tahlil dan yasin bersama dan pemaparan materi literasi. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dengan menu sate kambing dan rending sapi khas solo dan minumnya es kelapa muda. (red)

Share this post