Buka Puasa Paguyuban Sragen, Gus Luthfi sampaikan Pentingnya Revolusi Jiwa

Buka Puasa Paguyuban Sragen, Gus Luthfi sampaikan Pentingnya Revolusi Jiwa

PERGUNUJAKARTA.ORG – Di Komplek Angkasa Pura, Pondok Gede, Bekasi (12/05), Ketua PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama DKI Jakarta, Ust. D. Luthfi Hakim Wahid, MM memberikan tausyiah dan buka puasa bersama dalam rangka memperingati Milad kedua anaknya H Sunarso dengan mengundaang anak yatim dan beberapa anggota paguyuban Sragen.

Dalam tausiyahnya, Gus Luthfi sampaikan pentinya revolusi kejiwaan.

“Alhamdulillah kita masih di berikan kesempatan oleh Allah SWT bisa menunaikan ibadah puasa ramadhan.. jika dibandingkan dgn hikmah dan fadilah yg ditawarkan Ramadhan, rasanya terlalu sedikit yg telah kita gapai. Revolusi kejiwaan yg semestinya terjadi setelah kita berpuasa sebulan penuh hingga puluhan kali Ramadhan, masih juga belum kunjung tercapai”. Tuturnya.

Lebih lanjut, pria asal demak ini mengatakan pentingnya menjaga lisan, mata, telinga dan anggota tubuh lainnya dari perbuatan tercela.

‘puasa yang sempurna, selain menahan lapar dan haus di siang hari, kita harus pula menjaga lisan, mata, telinga, dan anggota tubuh lainnya dari segala perbuatan tercela. Misalnya menghindarkan diri dari berkata atau mendengarkan ucapan kotor, kasar ataupun ucapan bohong. Juga menjaga lisan dari segala perkataan yg bisa menyakiti hati orang, dan dari perbuatan tercela lainnya, seperti ghibah, mengadu domba dan memfitnah, karena orang yg menggunjing dan yang mendengarkan gunjingannya, sama nilai dosanya. Kesimpulanyan adalah kita di perintahkan hanya berkata yang baik dan benar atau lebih baik diam saja”. Lanjutnya.

Diakhir tausiyahnya Gus Luthfi yang merupakan Ketua PW Pergunu DKI Jakarta mengajak para jamaah untuk sama-sama mendoakan keselamatan dan kesehatan keluarga shohibul hajat khususnya bagi anaknya yang milad.

“Dan yang terahir marilah kita berdoa kepada Allah SWT untuk shohibul hajat..“Ya Allah Ya Karim, di hari miladnya anak hamba ini berikanlah dia selalu kesehatan dan keselamatan. Jadikanlah dia menjadi seorang anak yang sholeh dan sholehah, yang berbakti pada orang tua, mencintai Rosul-Mu serta selalu taat kepada-Mu ya allah..aminn Ya robbal alamin”. Tutupnya.

Acara dimulai dengan tahlil bersama di pimpin Ust Mahali dan berbuka puasa bersama dengan menu es kelapa hijau, ikan bawal bakar dan ayam bakar khas sragen. (red)

Share this post